Pengalaman Menginap di Glamping Pinus Tawangmangu

Post a Comment
Pinus Glamping Tawangmangu

Semuanya berawal dari dua kondisi; liburan sekolah cukup panjang dan Pak Suami yang harus lembur menyelesaikan pekerjaan kantornya. Endingnya, akhir tahun kemarin saya dan anak-anak banyak jadi penunggu rumah.

Kalaupun ada acara keluar rumah bareng, paling cuma  jogging ke Embung Kaliaji. Ngepantai pun ya cuma di pantai yang lokasinya di kabupaten sebelah, Pantai Goa Cemara yang ada di Bantul. 

Hingga kemudian Alya yang request ke ayahnya, “Yah.. aku pengen nginep di hotel yang ada  bathtub nya kalau ayah sudah libur”. 

“Lah… kok yo ndadak pake bathtub lho yaa… lha mbok uwis berendam di rumah, pake ember diisi air hangat…boleh sepuasnya” komentar saya selaku emak member kaum mendang-mending😀😀

“Ya, nanti liat situasi dulu” Jawaban standard ayahnya. 

Hari berganti dan secara tak sengaja sepertinya Pak Suami nemu iklan promosinya Glamping Pinus di Instagram.  Glamping baru yang belum begitu lama beroperasi, dan secara lokasi tidak  begitu jauh dari Yogyakarta. Masih di Jawa Tengah, Karanganyar tepatnya. 

Dipikir-pikir sambil menggunakan prinsip ekonomi, satu  unit glamping bisa untuk berempat, 2 orang tua + 2 anak. Daripada booking hotel, biasanya harus buka 2 kamar kalau tidak dapat yang kamar tipe family.

Glamping juga sudah dilengkapi kolam renang air hangat. Meski ukurannya nggak besar, tapi lebih gede lah dari ukuran bathtub😊 Artinya, keinginan Alya bakalan bisa terakomodir dengan rate harga yang masih bisa terjangkau. 

Deal, pada sebuah liburan long weekend, kami booking 1 unit/ 1 dome di Glamping Pinus Tawangmangu dan dapat harga 1,1 juta untuk 1 hari. 

Rekomendasi glamping tawangmangu

Glamping Pinus berada di daerah Sekipan Tawangmangu. Sangat dekat dengan wisata alam Grojogan sewu dan juga Hutan Pinus Sekipan.  Detail lokasi, bisa langsung dicek di aplikasi maps ya. 

Kami tiba di Glamping Pinus sekitar pukul 14.00. Sengaja langsung check in setelah puas dolan di Grojogan Sewu dan Lawu Park. 

Ada  7 unit bangunan, dengan desain atap berbentuk dome.  Masing-masing unit dinamai dengan nama negara. Kami booking kamar paling ujung, unit "Cina". 

Di depan unit, ada halaman yang menyatu dengan tempat parkir kendaraan. Samping kanan kamar, terdapat mini playground dan juga bukit pinus. 


Begitu dapat kunci, kami langsung masuk. Anak-anak yang paling semangat untuk survai kamar dan fasilitas.  Semuanya masih terlihat baru.

Untuk tidur,  ada 2 bed, 1 di bawah dan 1 nya lagi di kamar atas. 2 kamar mandi pula. Perlengkapan mandi, disediakan. Secara umum, ruangan cukup lebar. Masih bisa kalau dipake untuk lebih dari 4 orang dengan nambah ekstra bed. 

Fasilitas Glamping Pinus

Dalam setiap ruang tidur, tersedia smart tv. Jadi ada 2 smart tv dalam 1 unit. Anak-anak jelas suka, karena bakalan bisa mengakses Youtube dan netflix an sepuasnya. Saya juga auto nyusun rencana; drakoran..he..he

Fasilitas glamping pinus

Di lantai bawah, ada dapur mini plus semua perlengkapan mulai dari kompor gas, panci, wajan, piring, mangkok, gelas, teko listrik, teh, gula, kopi, air mineral, pop mie, dan dua toples kecil welcome snack.

Yang hobi masak misal mau bawa  bekal mentahan dari rumah, terus masak di sini, bisa banget. Tapi kalau mau jajan pun, tinggal keluar dan jalan kaki sebentar, ada angkringan. Banyak warung makan juga di sekitar glamping. Saya tim jajan aja, banyak pilihan kok di warung sekitar😊

Kolam renang pribadi ada dibagian belakang, dengan ukuran sekitar 1,5 x 2 m.  Tidak begitu luas, tapi leluasa kalau tujuannya cuma berendam dan mainan air. 

Saat kami datang di siang menjelang sore, air kolam tidak hangat. Dingin banget malah. Tapi setelah bertanya ke penjaga, kolam renang ini akan diisi air hangat setiap pagi. 

Jadi, pagi di hari berikutnya sekitar pukul 05.30 air panas mengalir ke kolam, menggantikan air yang sebelumnya dingin. Bahkan sampai pukul 11an siang saat kami checkout, air kolam masih terasa hangat. 

Kalau Alya suka dengan kolam air hangatnya, saya suka dengan suasana di tempat ini. Udara dingin dan segar, dipadu dengan view alam hijau yang nyaman banget dilihat.  Bayangkan posisi glamping, villa, dan hunian penduduk diapit dua bukit pinus. Di sekitaran glamping masih banyak lahan pertanian. Sambil duduk di balkon lantai atas,  kami bisa melihat kabut yang turun bergulung membentuk titik-titik air.  Syahdu banget! 

Secara keseluruhan, tidak ada yang mengecewakan selama menginap di Glamping Pinus. Paling jaringan wifi saja yang kurang kencang, tapi tidak terlalu mengganggu. 

So, Glamping Pinus recommended banget untuk teman-teman yang nyari tempat menginap  di seputaran Tawangmangu. Setelah checkout, kami ngerasa apa yang  kami dapatkan selama menginap sepadan dengan apa yang kami bayarkan. 

Newest Older

Related Posts

Post a Comment