Menghabiskan Senja di Puri Mataram Sleman

  • Desember 02, 2018
  • By Tri Sulistiyowati
  • 7 Comments



"Rame banget tempate..... " Gumam Pak Suami sambil berputar mencari parkiran yang masih kosong. Untungnya masih ada space untuk mobil mungil kami, karena lahan parkir yang disediakan memang bisa dikategorikan luas. Resiko ke tempat yang lagi booming memang begitu. Bahkan ketika matahari sudah semakin condong ke barat, masih banyak pengunjung baru yang berdatangan.

Resmi dibuka awal November dan baru saja mendapatkan kunjungan RI-2  pada Senin 26 November lalu, membuat tempat wisata alam-kuliner ini semakin ngehits. Kalau yang suka tempat berbau-bau alami gitu, tempat ini ya memang bagus. 

Puri Mataram berada di Dusun Drono, Triadadi, Sleman. Menurut saya, jalur termudah untuk mencapainya adalah melalui perempatan Denggung (Jl. Yogya-Magelang Km 9) lantas ke barat melalui jalur alternatif ke arah GOR Tridadi. Masih belum ada gambaran juga? Manfaatkan aplikasi maps😀

Posisi Puri Mataram persis di sisi utara Pasar Ndhelik Kampung Flory. Bahkan ada beberapa bagian yang awalnya se-lokasi dengan Pasar Ndhelik, sekarang menjadi areanya Puri Mataram, seperti area resto dan area Embung Mesem. Kenapa bisa begitu?? Karena sebenarnya mereka berada dalam pengelolaan yang sama, yakni Badan Usaha Milik Desa Tridadi, Sleman, dengan memberdayakan tanah kas desa seluas 4,5 hektar.

Apa Menariknya Puri Mataram? Intinya, Puri Mataram ini memadukan wisata kuliner dan wisata alam. Ada satu restoran berbentuk bangunan joglo, dengan menu-menu makanan ala warung tenda, seperti lele, nila, ayam goreng, nasi goreng, dan juga minuman Jawa seperti wedang uwuh, jahe, kencur, teh dan sebagainya. Dari segi rasa, menurut saya standard. 

Dari segi harga, rate makanan/minuman,  kejangkau banget sama kantong. Kalau mau plus-plusnya, bisa banget! Plusnya yaitu...

Embung Mesem

Telaga buatan/embung. Banyak ikan nila yang bisa diajak bercengkrama

Di depan resto yang berbentuk joglo, ada embung atau kolam raksasa dengan banyak sekali ikan nila di dalamnya. Kalau cuma mau lihat suasana embung atau kolam dan mainan sama ikan, gratis. Tapi kalau mau naik bebek-bebekan, mesti beli tiket dulu 10.000 rupiah. Dijamin kakinya sudah pegel ngayuh. Durasinya, biasanya tergantung sikon. Kalau ramai, antrian banyak...dibatasi. Tapi kalau pas sepi, dulu Raka dan Alya pernah nyoba, terserah secapek nya ngayuh pedal.

Spot Foto dan Taman Bunga Puri Mataram
Spot foto di sekeliling resto yang berbentuk joglo sebenarnya sudah cukup banyak. Cuma kalau mau banyak lagi, mlipir saja ke sisi kanan resto, dan beli tiket untuk ke area taman bunga, trus naik dan menyusuri jembatan bambu yang lumayan panjang. 100 meter ada sepertinya. Nah, jembatan ini yang akan mengantarkan pengunjung ke area taman bunga. Oh, iya...harga tiketnya sama, 10.000/orang...sepuasnya! Bawa tripod atau tongsis, biar foto-foto kamu di tempat ini makin keren.

Bunga celosia ini di Jogja lagi naik daun, klo ditanam dalam jumlah banyak gini memang bagus sih

Warna-warni bunga Celosia yang lagi ngetrend, zinia flower atau saya biasa nyebut bunga kertas, plus bunga matahari yang langsung mbawa saya ke negerinya para telletubis memang membuat taman ini terlihat semarak. Cantik kok kalo bunga-bunga ini diabadikan dalam frame foto. Kehadiran replika tugu Pal Putih, menjadikan taman bunga terlihat njogja banget.

Foto-foto aja sepuasnya. Sampe capek!

Nah, di area ini rata-rata penggemarnya anak-anak. Di sini mereka bebas ngejar-ngejar kelinci

Kalau kemudian anak-anak bosan gara-gara ditinggal foto-foto mlulu, ajak saja mereka ke teman kelinci. Lokasinya masih seareal juga. Di sana anak-anak bisa berlarian mengejar kelinci-kelinci yang memang dibiarkan bebas dari kandangnya. Lebih afdolnya, simak versi video yang saya buat ya




Waktu pagi dan sore hari, adalah waktu terbaik untuk nenikmati Puri Mataram Sleman. Tentu saja, untuk mensiasati teriknya matahari. Saya lampirkan maps ya, biar kalau kamu pas butuh, nyarinya makin gampang. Puri Mataram buka setiap hari, pukul 08 pagi-7 malam.




You Might Also Like

7 komentar

  1. Bunga-bunganya warna-warni, seger lihatnya. Bunga kertas ini mengingatkan aku ke zaman dulu. Pernah nanam, sampai halaman penuh bunga.

    BalasHapus
  2. Wah... Sleman tambah bagus saja.. Jd ini satu pengelolaan sama kampung flory juga ya? Tmbh rame krn ada mall baru juga... 😂😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan mall mbak, tp hall, karena dekat pasar. Hehehe. Boleh ni, jd target kunjungan selanjutnya. Ajak anak lananh foto2 di puri mataram ah...

      Hapus
  3. lengkap neh, bisa bawa keluarga kesini, tempanya asyik buat foto2

    BalasHapus
  4. Wahhh sleman masih deket lah ya sama kota jogja wuehhe, bisa nih mlipir kesana ;D

    BalasHapus
  5. Bagus yahhh

    Nnati kalo main ke Jogja mampir ahhh

    BalasHapus
  6. Segar bangat liatnya, udaranya sejuk bangat ini mah

    BalasHapus