Nyobain Mie Ayam Goreng Legendaris Mekaton Sayegan, Sleman

Post a Comment
B

osan dengan mie ayam kuah? Coba deh, mie ayam dalam format goreng. Sesuai namanya, mie ayam goreng tentu saja dari segi tampilan berbeda dengan mie ayam kuah. Lebih garing dan lebih berminyak. Salah satu kedai mie ayam goreng yang cukup populer di daerah Sleman adalah mie  ayam goreng Mekaton

Warung Mie ayam goreng Mekaton terletak Dusun Sumokaton, Desa Margokaton, Kecamatan Sayegan, Kabupaten Sleman. Cukup jauh kalau startnya pusat kota, tapi lumayan dekat kalau dari rumah. Paling sekitar 4 atau 5 kilometer an. Berada di pinggr jalan, posisi warung mudah ditemukan. Kalau butuh bantuan navigasi, teman-teman bisa memanfaatkan google maps atau aplikasi serupa. 

Beberapa Hal yang Menjadikan Mie Ayam Goreng Mekaton Istimewa


Mie ayam goreng mekaton sayegan
Tampilan seporsi mie ayam goreng Mekaton Sayegan


Buka pukul 09.00 pagi, konon warung ini selalu kehabisan barang dagangannya dengan cepat, alias laris manis. Bahkan sebelum sore, sering sudah tutup karena habis.

Tempo hari, saya datang ke warung pukul 10.00an, dan memang benar, sudah ramai pembeli. Untungnya masih ada satu meja kosong yang tersisa, jadi nggak perlu mengantri untuk mendapatkan tempat makan.

Mie Ayam Goreng Mekaton adalah Perintis Mie Ayam Goreng di Jogja

Konon, di Warung Mie Ayam Mekaton Sayegan inilah mie ayam goreng lahir untuk pertama kalinya. Dengan kata lain, inilah warung yang meracik resep mie ayam goreng pertama kali untuk wilayah Yogyakarta. 

Beberapa sumber menyatakan, pemilik pertama (sekarang dikelola generasi ke dua) pernah bekerja pada keluarga keturunan Thionghoa dan mendapatkan ilmu meracik mie di sana,  yang kemudian digunakan untuk mengolah mie ayam menjadi mie ayam goreng yang banyak digemari masyarakat. 

Bisa jadi, predikat sebagai perintis mie ayam goreng inilah yang membuat semakin banyak orang penasaran, dan kemudian berdatangan 
untuk mencicipi. Termasuk, saya pribadi. 

Meskipun Ramai, tapi Layanan di Sini Cepat

"Dua mie ayam goreng dan dua jeruk anget mba. Sama 2 mie ayam kuah, tapi  itu dibungkus, buat dibawa pulang, jadi nanti saja dibikinnya" pesan saya kepada salah satu pegawai yang bertugas mencatat orderan. 

Melihat kondisi warung yang sudah cukup ramai, awalnya saya sempat pesimis akan mendapat pelayanan cepat. Tapi rupanya saya salah duga. Tak lama setelah saya duduk, dua gelas es hangat sudah tersaji. Menyusul kemudin 2 piring mie ayam goreng. Secara kecepatan pelayanan, warung Mie Ayam Mekaton ini layak ditiru. 

Baca juga :


Porsi Jumbo, Harga Ekonomis

Sepiring mie ayam berwarna kecoklatan, lalu terhidang di meja saya. Secara tampilan, menarik. Potongan dagingnya cukup melimpah, dengan porsi mie cukup besar. Akan kenyang pastinya. 

Dari segi harga, satu porsi mie ayam goreng dibanderol 10.000/porsi. Harga minumannya pun cukup murah, cukup 3000/porsi baik itu teh atau jeruk, sama. 

Bumbu Mie, Terasa Kuat

Buat saya, makanan yang enak itu kalau paduan bumbunya terasa, atau orang Jawa bilang miroso. Meskipun menurut saya waktu itu olahan mie sedikit kurang empuk, tapi bumbunya kerasa banget, terutama merica. Dengan tambahan sambal matang yang telah disediakan pada setiap meja, maka mie ayam gorenga Mekaton pun terasa lebih enak. Oh, iya bagi yang ingin menambahkan merica, pada setiap meja juga tersedia wadah kecil yang berisi merica bubuk. 

Setelah menandaskan satu piring mie ayam goreng Mekaton, kesimpulan saya

Rasa : ✡️✡️✡️✡️
Kecepatan pelayanan : ✡️✡️✡️✡️✡️
Kenyamanan Tempat: ✡️✡️✡️


Newest Older

Related Posts

Post a Comment