5 Hal Asyik Yang Bisa Kamu Temukan di RM Sendang Ayu, Kalasan


Sadar atau nggak, beberapa tahun terakhir terjadi pergeseran  orientasi masyarakat saat memilih tempat makan. Bahwa sebuah tempat layak dipilih, bukan hanya karena hasil masakannya tetapi juga karena faktor penunjang lainnya, seperti seberapa cepat pelayanan, viewnya bagus atau biasa aja, ketersediaan spot menarik untuk pepotoan, dan sebagainya.

Untungnya di Jogja ini pilihan tempat untuk kulineran banyak bertebaran. Mau yang seperti apa, tinggal milih. Cukup kita aja yang nyesuain dengan situasi dan kondisi.

Termasuk ketika tempo hari melintas di Jalan Jogja-Solo, dan kemudian memutuskan untuk mampir makan sekaligus wisata kulineran di RM Sendang Ayu yang berada di KM 15, Tirtomartani, Kalasan, Sleman.  Enaknya, rumah makan ini posisinya berada di tepi jalan raya persis, jadi gampang dijangkau. Cuma kalau dari arah timur (arah Solo/Klaten/Prambanan) mesti sedikit  putar balik.

Kalau patokannya adalah usia, RM Sendang Ayu ini sudah bisa dikategorikan senior, bahkan bisa dibilang termasuk trend setter rumah makan/resto berkonsep alami di Jogja. 

Sebagai sebuah tempat makan, setidaknya ada 5 hal menarik yang saya amati saat tempo hari njajan di sini. Kayak ini ni misalnya..

Parkiran-Tempat Makan Bisa Dijangkau dengan Cara Asyik

Perahu gethek yang siap membawa tamu dari area parkir ke area gasebo-gasebo
Iya, jadi antara area parkir dan area makan, terpisah dengan kolam yang lumayan gede. Bisa sih lewat jalur darat/ jembatan penyebrangan, tapi kalau mau singkat, bisa juga naik gethek atau rakit beratap. Diseberang kolam, ada beberapa kru rumah makan yang sudah standby menarik rakit dengan kapasitas maksimum 10 orang. Meski cuma beberapa menit, terguncang-guncang di atas rakit penyebrangan ternyata seru juga. 

Nggak Cuma Alami, RM Sendang Ayu Lapang

Hampir semua keseluruhan bangunan dan juga gasebo-gasebo berbahan dasar bambu. Tentunya dilengkapi aneka tanaman yang menjadikan rumah makan terlihat asri.


Di bawah gasebo bambu adalah kolam, tapi sayangnya air tidak begitu jernih

Daya tampung  gasebo juga dibuat bervariatif, mulai untuk 2 orang sampai puluhan dengan penataan diposisikan di atas kolam. Jadi tamu atau pengunjung bisa melihat ikan sembari menikmati makanan/minuman. 

Boleh Main Gethek, Gratis Pula
anak-anak biarin sama ayahnya. Saya milih bagian ambil foto 😊😊
Gethek adalah potongan-potongan bambu, yang kemudian disusun/disatukan hingga kemudian bisa dipake sebagai perah, dengan cara didayung. Sembari menunggu pesanan makanan/minuman di siapkan, pengunjung bisa bermain di area kolam, dengan cara menaiki gethek seperti ini. Menikmati fasilitas sederhana, tanpa perlu menyewa  lumayan juga kan? 



Rasa dan Harga Makanan, Nggak Mbikin Kecewa
Saat memilih tempat makan, saya selalu mempertimbangkan 3 hal pokok, yaitu harga, rasa dan tingkat kenyamanan. Dari 3 hal tersebut, paling menonjol adalah kenyamanan. Nggak butuh waktu lama antara jarak pemesanan dengan datangnya makanan. Sementara untuk rasa  dan harga, saya memberi rate 3,5 dari skala 5. 


Menu yang kami pilih, 160-an ribu untuk makan dan minum berempat



lele bakar kecap, patin bakar rempah, milshake, jeruk, es kelapa muda, hati-ampela ayam 

Pada intinya menu-menu yang ada di RM Bale Ayu ini sifatnya bisa milih, mau paketan atau sistem kiloan (hitungan harga pergram). Varian untuk minuman lumayan macam-macam, jeruk, teh, milshake, kelapa muda dan juga minuman beberapa minuman tradisional. Sementara untuk menu besar,  kebanyakan lauk adalah jenis ikan air tawar, meski ada pula seafood dan juga ayam yang diolah secara goreng, bakar, dan juga bumbu asam manis. Tentu saja, plus sambal dan beberapa jenis sayur.

Hobi Mancing? Bisa! 

Keberadaan kolam besar, mengingatkan saya dengan Jambon Resto. Bisa jadi konsep kedua tempat makan ini mirip, ada tempat makan, ada juga area buat mancing. 

"Itu kolam pemancingan mas?" Tanya saya kepada salah satu staff, waktu mampir ke musholla sambil menunjuk sebuah kolam dimana tampak banyak pemancing. Posisinya persis di timur musholla rumah makan Sendang Ayu

"Oh..itu semacam sungai atau selokan besar. Bisa bebas mancing di situ" Jawab mas nya.
Saya lantas mendekat. Ikannya lumayan banyak, jenis nila. Tempatnya juga teduh. Enak kalau buat mancing sore-sore. Tapi memang mesti bekal mbawa pancing sendiri. 


Sungai, yang bisa dimanfaatkan sebagai area memancing
Sekitar 2 jam-an mampir makan di Rumah Makan Sendang  Ayu Kalasan, di samping kenyang, saya lihat anak-anak sempat heboh karena hari itu mereka dapat pengalaman baru naik gethek di atas kolam. Sederhana ....tapi itu nyenengin ternyata. Mau coba juga?


You Might Also Like

3 comments

  1. Anakku langsung nggethek di sini. Hehe...

    Enak, luas, mushollanya juga. Kalau tahan angin cocok ke sini.

    ReplyDelete
  2. wah lha ini sering lewat disini hehe..tapi blm pernah mampir kak..thanks referensinya kak

    ReplyDelete
  3. Aku juga pernah mampir sini... Cocok ya, untuk kulineran bareng keluarga besar...

    ReplyDelete