Pagi di Tlogo Putri, Kaliurang

  • Desember 31, 2017
  • By Tri Sulistiyowati
  • 2 Comments




Hari terakhir di tahun 2017. Liburan sekolah. Libur akhir tahun.Kemacetan diprediksi akan terjadi di hampir semua jalur wisata.

Niatnya mau ke Gunung Kidul, tapi nyatanya kami bangun kesiangan. 

"Ke Kaliurang aja wae yo.. males macet e.."

Saya nyengir. Niat mau ke pantai, kok eksekusinya ke gunung. 

"Manut lah..., " Jawab saya. 


Meski sebenarnya agak kecewa. Rumah kami saja di kaki Merapi, jadi kalau misalnya dolan ke lereng Merapi..kok rasanya serasa nggak pergi. Tapi daripada ngendon di rumah.

Sampai atas, sempat muter di gardu pandang, masih sepi. Sekitar jam 8 an pagi, belum banyak pengunjung datang. Meski begitu, persiapan tahun baruan di kawasan wisata Kaliurang sudah kelihatan. Beberapa titik yang bakal digunakan sebagai panggung hiburan dan acara puncak tahun baruan sudah di siapkan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Kaliurang selalu meriah di malam pergantian tahun.

"Kita kemana nih?"
"Tlogo putri aja.."


Base camp jip yang sudah standby untuk mengantar wisatawan mengikuti lavatour sudah lumayan rame. Parkiran, meski belum penuh...tapi sudah banyak terisi kendaraan roda 2, roda 4, dan bus wisata.
Ibarat rumah, Tlogo putri adalah halaman depannya kawasan Taman Nasional Gunung Merapi. Menurut saya, dibandingkan taman bermain, kawasan Gardu Pandang, di sinilah yang paling ramai.

Dua ekor kera berekor panjang terlihat sedang asyik berjalan diantara kendaraan yang tengah diparkir. Langit cerah. Udara segar berpadu hawa dingin pegunungan. Klop!



Ada kolam keceh, tapi kondisinya kurang terawat. Pementasan di panggung hiburan juga belum mulai. Biasanya panggung hiburan digunakan untuk pementasan aneka hiburan rakyat seperti jathilan, orkes melayu, ataupun pertunjukan musik lainnya.








Anak-anak tak sabar untuk segera bermain di playground. Lama nggak dolan ke sini, ternyata palyground makin menarik. Ada dua patung karakter, yang pasti membuat anak-anak senang. Arena mainan anak juga diperluas dengan tambahan sarana bermain untuk anak-anak. Anak-anak semakin betah, bahkan cenderung susah mengajak anak sekedar berganti tempat.


Tanpa permisi, langit yang awalnya biru, pelan tapi pasti berubah menjadi kelabu. Mendung. Kawasan Kaliurang memang dikenal sebagi salah satu tempat wisata dengan curah hujan yang tinggi. Dan siang ini, sebentar lagi air langit pasti jatuh ke bumi. 

Berkejaran dengan datangnya hujan, kami permisi. Terimakasih untuk udara bersih yang dipompakan ke paru-paru kami pagi ini. 






You Might Also Like

2 komentar

  1. Pagi-pagi aja udah ramai apalagi siangan dikit ya mbak, memang sih enakan pergi pagi sekalian, supaya nggak terjebak macet di jalan dan di tempat wisatapun lebih leluasa belum banyak pengunjung :)

    Wah mbak Sulis sama Alya bajunya kembaran, kerenn.. Jadi pengen punya baju kembar sama Vani nih *hihi.. merinan ya mbak :)

    BalasHapus
  2. Wisata paket lengkap ya. Bisa lihat2 danau dan anak2 pun bisa menikmati macam2 mainan juga. Jogja makin ke sini makin beragam ya tempat wisatanya.

    BalasHapus